OXYBUTYNIN
Rumus Molekul : C22H31NO3
Penampilan : Bubuk putih sediaan tablet
Titik Didih : 494,4 °C pada 760 mmHg
Titik Leleh : 126-128°C
Kondisi Penyimpanan : Suhu kamar
Tekanan Uap : 1.37E-10mmHg pada 25°C
Efek Farmakologis
Oxybutynin dapat digunakan untuk mengobati kandung kemih dan kondisi saluran kemih yang terlalu aktif. Ini melemaskan otot-otot di kandung kemih untuk membantu mengurangi masalah urgensi dan sering buang air kecil . Oxybutynin termasuk dalam kelas obat yang dikenal sebagai antispasmodik. Efek antispasnodik bereaksi langsung pada otot polos dengan menghambat aksi muskarinik asetikolin, yang menunjukkan efek antikolinergik sedang.

Bagaimana reaksi kimia obat oxybutynin yang terjadi jika pemakaian bersamaan dengan obat yang mengandung kalium yang dapat menyebabkan hiperkalemia?
ReplyDeleteOxybutynin bekerja dengan menghambat aksi muskarinik asetikolin yang membuat perubahan permeabilitas membran Na+ (Natrium) dan K+ (Kalium), jika pemakaian oxybutynin dengan obat yang megandung Kalium dikonsumsi secara bersamaan, maka akan meningkatkan kadar Kalium secara berlebih dalam darah sehingga terjadilah hiperkalemia
ReplyDeleteBagaimana pengaruh alkuna pada sifat fisika dan kimia oxybutynin?
ReplyDeleteSifat fisika dari obat antikolinergik tersebut, dimana memiliki struktur amina tersier, yang sangat lipofilik atau bersifat nonpolar. Sedangkan sifat kimianya terjadi reaksi adisi ketika direaksikan dengan H2O2/OH-, karena struktur amina pada obat tersebut yaitu N+ bereaksi dengan OH- sehingga terjadinya pemutusan rangkap yang awalnya C rangkap 3 menjadi rangkap 2 (O=C-CH=CH-N)
Delete